| 1998 |
Aku adalah pribadi yang sangat ambisius ketika sudah mentargetkan sesuatu. Berusaha sepenuhnya untuk mencapai target tersebut. Namun bukan berarti aku akan menghalalkan segala tindakan untuk mencapainya. Aku akan menyusun planning apa saja yang sekiranya mampu untuk mencapai target. Jika gagal, aku akan menyusun planning baru lagi. Hingga target tersebut bisa tercapai.
Sebagian teman menilaiku, aku adalah pribadi yang tak acuh (tidak
peduli) dengan lingkungan sekitar. Dikarenakan aku jarang berbicara dan sering
mengasingkan diri dari keramaian. Namun secara pribadi, aku memang jarang
berbicara namun bukan berarti aku tak acuh dengan lingkungan sekitar. Aku hanya
ingin bicara ketika ada hal yang harus dibicarakan, jika selain itu aku enggan
bicara. Sebab aku bukan pribadi yang suka rumpi.
| 2008 |
Di sekolah, aku mengambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
Menurut aku, RPL merupakan jurusan mengasah logika. Kita harus mampu
memahami logika dasarnya sehingga mudah untuk kita nanti jika membuat suatu
project Web dan Program. Jika kita sudah paham dasarnya, lama-kelamaan kita
akan hafal coding tersebut dengan sendirinya. Sayangnya aku lemah sekali dalam
bermain logika. Aku lebih sering menghafalkan coding tersebut lebih dulu baru
lah aku mampu memahami logika coding tersebut.
Aku lebih mahir dalam menghafal daripada harus memakai logika. Itu
lah alasanku mengapa aku suka sekali dengan Bahasa Asing. Aku gemar untuk
menghafal kosa kata baru dari Bahasa Asing. Sejak SD, aku menyukai Bahasa
Inggris. Meskipun sampai hari ini aku belum juga fasih ketika conversation, aku tetap menyukainya. Dan
kini aku sedang menekuni Bahasa Jerman, dikarenakan aku diberi iming-iming
kesempatan untuk berpidato Bahasa Jerman ketika
wisudaku nanti. Kesempatan emas, bukan?
Aku lebih suka berkecimpung di dunia maya. Terlalu kecanduan
social media dan game, namun tetap tau batasan nya. Social media seperti halnya
Blog, Lang-8 (media untuk melatih
kemampuan bahasa asing), Twitter, Instagram, Path, Soundcloud, Secret,
1cak, 9Gag, Ask.fm, dan lain sebagainya. Aku memiliki alasan tersendiri dibalik
kegemaran tersebut. Disini aku merasa lebih terhibur dibanding mencari hiburan
dari real life. Sebab aku merasa pertemanan di dunia maya itu
luas, tidak terbatas. Bisa mencangkup sampai ke luar negeri
sehingga aku bisa sharing dengan mereka bagaimana
keadaan sosial dan budaya dari Negara mereka. Akibat dari pengetahuan sosial dan budaya di luar negeri, aku jadi tertarik untuk bekerja di
suatu perusahaan luar negeri lalu menetap disana. Aku bosan dengan udara Kota
Sidoarjo, ingin sekali menghirup udara baru di Luar Negeri.
Sejak kecil aku sekali dengan kue. Karena ketika waktu selang mama selalu mengajakku
untuk membuat kue. Mama sangat mahir membuat kue. Mulai dari kue basah, kue
kering, hingga kue tar pun Mama bisa. Rasanya selalu pas, tidak pernah terlalu
manis dan tidak pernah gosong. Mama pernah mengajariku cara berjualan kue di lingkungan sekolah
ketika SMP, dan hasilnya hingga sekarang aku lebih bisa menghargai uang. Karena
mencari uang tidak semudah membalikkan telapak tangan dan berkata, “Ma, tambah uang saku dong”. Sampai sekarang, aku menjadi lebih menghargai
uang dari pengalaman tersebut.
![]() |
| cookies favorit bikinan mama |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar